Bawaslu DIY dan LKiS Perkuat Kolaborasi untuk Pemilu Inklusif dan Pengawasan Partisipatif
|
Yogyakarta – Badan Pengawas Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (Bawaslu DIY) menerima kunjungan dari Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKiS) pada hari ini, Jumat (8/8), di kantor Bawaslu DIY. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi bersama dalam rangka evaluasi pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024, sekaligus penguatan strategi pengawasan partisipatif ke depan.
Diskusi berlangsung hangat dengan membahas berbagai dinamika pengawasan Pemilu 2024, termasuk potret partisipasi masyarakat dalam pengawasan dan pentingnya memperkuat literasi politik warga. LKiS sebagai lembaga yang memiliki pengalaman panjang dalam pemberdayaan masyarakat sipil juga memberikan catatan kritis dan rekomendasi berbasis temuan lapangan.
Anggota Bawaslu DIY Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Umi Illiyina, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan lembaga masyarakat sipil seperti LKiS sangat penting sebagai bagian dari pendekatan pengawasan yang lebih inklusif dan partisipatif.
“Kami menyadari bahwa efektivitas pengawasan pemilu tidak hanya terletak pada kerja kelembagaan semata, tapi juga pada keterlibatan masyarakat sipil. Untuk itu, Bawaslu DIY terus membuka ruang dialog dan sinergi,” ujar Umi.
Novi, perwakilan dari LKiS yang hadir di kantor Bawaslu DIY menyampaikan bahwa LKiS sangat terbuka untuk bersinergi dengan Bawaslu DIY dalam membangun kesadaran kritis masyarakat terutama di tingkat akar rumput.
"Kami memandang pengawasan partisipatif bukan hanya sebagai kerja teknis pemilu, tapi juga bagian dari proses pendidikan politik warga. Kami yakin kolaborasi LKiS dan Bawaslu DIY bisa menciptakan ruang edukasi yang kontekstual, inklusif, dan berkelanjutan," ujar Novi.
Dalam diskusi ini, kedua pihak juga sepakat untuk menjajaki bentuk kerja sama lanjutan, terutama dalam bidang pendidikan dan literasi demokrasi, konten edukasi, penguatan masyarakat sipil, dialog dan forum diskusi serta pengawasan partisipatif berbasis komunitas.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu DIY menegaskan komitmennya untuk mendorong pengawasan pemilu yang kolaboratif, transparan, dan berbasis nilai-nilai partisipatif, demi mewujudkan pemilu yang demokratis dan berkeadilan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Foto : Upi
Editor : Upi