Bawaslu DIY Raih 2 Penghargaan Di Ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik
|
Yogyakarta – Kamis, 10 Desember 2020 Bawaslu D.I. Yogyakarta menerima dua penghargaan sekaligus pada ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2020 yang digelar Komisi Informasi Daerah (KID) DIY di sebuah hotel di daerah Gejayan.Pada Penganugerahan Keterbukaan Informasi tersebut Bawaslu DIY dinobatkan sebagai Badan Publik Informatif dan meraih juara Terbaik I Kategori Instansi Vertikal se-DIY.
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu DIY, Bagus Sarwono. Bagusmengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran Sekretariat Bawaslu DIY. Menurut Bagus, dengan adanya anugerah ini, merupakan bukti komitmen Bawaslu DIY untuk meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik dari tahun ke tahun.“Ini merupakan penghargaan besar bagi kami, dan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Bawaslu DIY, khusunya tim Humas”, tegas bagus.
Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2020 di DIY melibatkan beberapa tokoh pegiat keterbukaan informasi publik seperti Universitas Aisyiyah Yogyakarta (UNISA), Program Studi Komunikasi Universitas Gadjah Mada, Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT) UGM, Klinik Keterbukaan Informasi Universitas Islam Indonesia, Balai Pengembangan SDM dan Penelitian (BPSDMP), LSM IDEA Yogyakarta, Masyarakat Peduli Media, dan Combine Resource Institution.
Ada 9 klaster atau kategori badan publik yang dimonitoring dan dievaluasi, diantaranya Pemda kabupaten/kota, OPD Pemda DIY, OPD kabupaten/kota, OPD kecamatan se-DIY lembaga legislatif se-DIY, partai politik se-DIY, lembaga yudikatif, instansi vertikal yang ada di DIY, dan BUMD se-DIY.
Ketua KID DIY, Moh, Hasyim menyatakan, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, dari 383 badan publik di dalam 9 klaster yang dikirim Self Assessment Questionnaire (SAQ) oleh KID DIY, 343 atau 89,56% diantaranya telah mengisi dan mengembalikan SAQ yang dilampiri dengan bukti pendukung. Sedangkan yang tidak mengembalikan sejumlah 40 badan publik atau 10,44%.
Menurut Hasyim, ada peningkatan dibandingkan tahun lalu sebanyak 20%. Untuk tahun ini sebanyak 31 badan publik yang informatif, menuju informatif sebanyak 50 badan publik, cukup informatif sebanyak 69 badan publik, kurang informatif 83 badan publik, dan tidak informatif sebanyak 150 badan publik.
KID DIY berharap badan publik yang lain tahun berikutnya dapat meningkatkan peringkatnya. Badan publik diharapkan terus melakukan upaya dan inovasi dalam meningkatkan kualitas layanan informasi publik sehingga masyarakat puas atas layanan lembaga pemerintah.