Bawaslu DIY Supervisi Pengawasan PDPB di Sleman, Soroti Dinamika Data Pemilih
|
SLEMAN —Badan Pengawas Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (Bawaslu DIY) melakukan supervisi pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Semester I di Bawaslu Kabupaten Sleman pada Senin (20/4/2026). Kegiatan ini dipimpin oleh Umi Illiyina selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu DIY bersama staf Pengawas Pemilu dan Humas (P2H) Bawaslu DIY.
Supervisi tersebut membahas perkembangan pengawasan PDPB Triwulan II yang saat ini tengah berjalan. Dalam pemaparannya, R. Yuwan selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kabupaten Sleman menyampaikan bahwa pihaknya telah menyusun program pengawasan secara sistematis, termasuk menjalin koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan akurasi data pemilih.
Dinamika data pemilih di Kabupaten Sleman menjadi perhatian utama dalam supervisi ini. Perubahan yang cukup signifikan terjadi akibat tingginya mobilitas penduduk, munculnya pemilih pemula, hingga adanya pemilih potensial yang terus diperbarui.
“Bawaslu Kabupaten Sleman sudah melakukan penyusunan program pengawasan PDPB termasuk berkoordinasi dengan stakeholder terkait. Perubahan data pemilih yang berlangsung di Kabupaten Sleman sangat dinamis, mengingat banyak sekali mutasi keluar masuk, pemilih pemula, hingga pemilih potensial,” ungkap Yuwan.
Selain itu, Bawaslu Sleman juga telah mengikuti rapat pleno PDPB Triwulan I di KPU Kabupaten Sleman. Dalam pleno tersebut, tercatat adanya penambahan pemilih baru yang telah diverifikasi menggunakan dokumen sah.
Sebagai bagian dari pengawasan, Bawaslu Sleman turut melakukan uji petik serta berbagai upaya pengumpulan data pembanding untuk memastikan validitas data pemilih pada Triwulan II. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kualitas daftar pemilih agar tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menanggapi hal tersebut, Umi menekankan bahwa pengawasan dan koordinasi dengan instansi terkait harus terus dilakukan untuk memastikan tidak ada pemilih yang hak suaranya terabaikan.
“Pastikan data pemilih benar, ini sebagai data kita dan menjadi bahan masukan pada saat rapat pleno” ungkap umi
Melalui kegiatan supervisi ini, diharapkan pengawasan PDPB di Sleman semakin optimal, sehingga potensi permasalahan data pemilih dapat diminimalisir sejak dini.
Foto : Fauzia
Editor : Tim Humas Bawaslu DIY