Kuatkan Demokrasi Pasca Pemilu, Bawaslu DIY Bersinergi Bersama Media
|
Yogyakarta -- Peran media sebagai mitra strategis dalam mengawal dan memperkuat demokrasi menjadi krusial pada masa non tahapan. Hal tersebut disampaikan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (Bawaslu DIY) dalam agenda audiensi dan diskusi di kantor Tribun Yogyakarta pada Kamis pagi (05/02/2026).
Bawaslu DIY memandang bahwa media dan Bawaslu memiliki misi yang sama, yakni menjaga kualitas demokrasi melalui penyampaian informasi yang benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Pada masa pasca elektoral ini, Bawaslu DIY berupaya menguatkan kembali kolaborasi dan sinergi dengan media sebagai bagian dari penguatan demokrasi ke depan.
“DIY merupakan wilayah banyak sumber hoaks, adanya disinformasi harus kita antisipasi, tugas kita mengedukasi masyarakat, kami yakin media dan bawaslu punya misi sama dalam edukasi masyarakat,” ungkap Mohammad Najib selaku Ketua Bawaslu DIY.
Ekspektasi publik terhadap kualitas pemilu di Yogyakarta sangat tinggi. Di sisi lain, tantangan pengawasan ke depan tidak semakin ringan, mengingat tren pelanggaran pemilu yang terus mengalami perubahan dan mutasi. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi dan kolaborasi lintas pihak dalam upaya pengawasan.
“Bawaslu sebagai lembaga yang mengemban tugas undang-undang harus tetap ada untuk mengawasi dan menjaga keseimbangan. Saat ini salah satu yg kita lakukan adalah merawat semangat pengawasan tersebut, tugas kita sebagai bentuk tanggung jawab. Sekecil apapun usaha yang dilakukan, terus berusaha untuk memperbaiki jadi kita ada legacy,” papar Sutrisnowati selaku Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu DIY.
Sebagai lembaga yang dibentuk berdasarkan undang-undang dengan berbagai keterbatasan, Bawaslu DIY menekankan pentingnya mendorong keterlibatan pihak lain melalui pengawasan partisipatif. Dalam konteks ini, peran media menjadi sangat krusial, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun kesadaran dan partisipasi publik.
Kegiatan audiensi ini juga merupakan bagian dari program media visit yang dilaksanakan oleh Bawaslu DIY pasca pemilu. Program ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Bawaslu dan media, sekaligus membuka ruang diskusi yang lebih dekat dan konstruktif terkait isu-isu krusial demokrasi yang pada akhirnya dapat membuka semangat pengawasan partisipatif dari sisi media untuk merawat demokrasi.
“DIY kaya akan SDM yang berkualitas, tugas pengawasan itu tidak hanya hari H dan penentuan pilpres, membhas isu ini memang kecil tapi penting sebagai tugas bersama kita menjaga negara ini,” ungkap Umi Illiyina selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu DIY.
Editor : Tim Humas Bawaslu DIY
Foto : Yasir Alhuda