Perkuat Narasi Isu Demokrasi Lewat Pertemuan Admin Media Sosial
|
Yogyakarta – Dalam rangka memperkaya wawasan konten dan melakukan brainstorming untuk pengelolaan media sosial, Umi Illiyina, Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (Bawaslu DIY) selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, menghadiri kegiatan Pertemuan Admin Media Sosial dengan Tema Menguatkan Narasi Isu Demokrasi di DIY yang diselenggarakan oleh Lembaga Kajian Islam dan Transformasi Sosial Pusat Pengkajian Islam dan Pengembangan Masyarakat (Yayasan LKiS), Selasa siang (12/08).
Kegiatan yang berlangsung di Cerita Makna Coffee and Space, Kota Yogyakarta ini menjadi ajang berbagi perspektif dan pengetahuan seputar isu demokrasi, kepemiluan, dan strategi komunikasi publik. Dalam kesempatan tersebut, Umi Illiyina menyampaikan berbagai isu strategis kepemiluan yang berkembang di masyarakat.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah putusan Mahkamah Konstitusi terkait kepemiluan, di mana Bawaslu memiliki kewenangan untuk memberikan putusan ketika terjadi penanganan pelanggaran pada tahapan Pemilihan Kepala Daerah mendatang.
Selain itu, Umi juga menyoroti isu politik uang yang kerap muncul baik pada masa pemilu maupun pemilihan. Menurutnya, isu ini perlu diangkat sebagai konten edukatif di media sosial untuk mendorong kesadaran publik dan mencegah praktik tersebut.
“Media sosial memiliki kekuatan untuk membentuk opini publik. Dengan narasi yang tepat, kita bisa mengedukasi masyarakat agar menolak politik uang dan lebih memahami proses demokrasi,” ungkap Umi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pengelola media sosial, baik dari lembaga maupun komunitas, dapat saling menguatkan strategi dalam menyebarkan pesan-pesan demokrasi yang informatif, inklusif, dan mendorong partisipasi masyarakat secara positif.
Foto :Upi
Editor : Upi