Resolusi Tahun 2026 : Bawaslu DIY Terus Tingkatkan Kinerja Pengawasan dan Kehumasan
|
Yogyakarta—Mengawali awal tahun 2026, bagian pengawasan dan humas Badan Pengawas Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (Bawaslu DIY) menggelar rapat koordinasi awal tahun bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-DIY secara daring dalam platform zoom pada Jumat pagi (09/01/26).
Rapat dihadiri oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (P2H) Bawaslu DIY, Kepala Bagian Pengawas Pemilu dan Humas Bawaslu DIY beserta staf. Turut dihadiri pula oleh Koordinator Divisi P2H dan Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (HP2H) Bawaslu Kabupaten/kota se-DIY beserta Kepala Sub bagian Pengawas Pemilu dan Humas beserta staf.
Pada rapat koordinasi tersebut, Umi Illiyina selaku Koordinator Divisi P2H Bawaslu DIY menyampaikan evaluasi atas kinerja pencegahan, partisipasi masyarakat dan humas yang telah dilakukan sepanjang tahun 2025 yang lalu. Umi menegaskan bahwa prestasi baik perlu dipertahankan serta perlu untuk dilakukan inovasi untuk meningkatkan kinerja bagian menjadi lebih baik di tahun 2026.
“Di tahun 2026 harus membuat skala prioritas khususnya di triwulan I, sekiranya terkait pencegahan, parmas, humas. Selain PDPB dan Parmas, harus tetap berinovasi di tengah keterbatasan anggaran dibanding tahun lalu. Menjadi tantangan yang cukup berat bagi humas dan parmas, maka kreatifitas yang perlu ditingkatkan agar kegiatan bisa tetap dan terus dijalankan,”tegas Umi.
Bawaslu Kabupaten/Kota juga menyampaikan agenda kinerja bagian pada tahun 2026 ini dalam kesempatan rapat kali ini. Bawaslu Kabupaten/Kota menyoroti program Pendidikan Pengawasan Partisipatif dan Ngabuburit Bawaslu yang perlu adanya inovasi untuk dapat terus dilakukan dan menjangkau masyarakat meskipun dilakukan secara daring.
“P2P Daring menarik untuk diadakan se-DIY dengan peserta yang lebih banyak dan program yang lebih matang,” ungkap Deni selaku Koordinator Divisi P2H Bawaslu Kabupaten Gunungkidul.
“Selama ramadhan akan tetap melaksanakan ngabuburit pengawasan dengan fokus ke proses menindaklanjuti P2P,” ungkap Nurhayati selaku Koordinator Divisi HP2H Bawaslu Kota Yogyakarta
“Meningkatkan kegiatan dengan alumni P2P yang sudah progressif melalui konten edukasi dan kampanye anti politik,” ungkap Dewi selaku Koordinator Divisi P2H bawaslu Kabupaten Bantul
“Terkait ngabuburit harapannya bisa dilaksanakan seperti tahun lalu ke sekolah/pondok,” papar Isnaini selaku Koordinator Divisi HP2H Bawaslu Kabupaten Kulon Progo.
“melanjutkan pendidikan politik di sekolah, P2P,” ungkap Yuwan selaku Koordinator Divisi P2H Bawaslu Kabupaten Sleman.
Merespon agenda Bawaslu Kabupaten/Kota tersebut, Umi menegaskan bahwa pengawasan PDPB harus terus berjalan dengan berkoordinasi bersama stakeholder yang bersangkutan serta melaksanakan kegiatan Pendidikan partisipatif secara daring dan meningkatkan kualitas dan kuantitas konten kehumasan pada tahun 2026 ini.
Editor : Upi
Foto : Eko