Songsong Pemilu 2029 Bermartabat, Bawaslu RI Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif di DIY
|
Yogyakarta— Dalam rangka menyongsong Pemilu 2029 yang demokratis dan bermartabat, Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) melaksanakan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif yang digelar di 13 titik di seluruh Indonesia. Salah satu provinsi yang terpilih menjadi tuan rumah adalah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dengan pelaksanaan kegiatan pada 19–21 Agustus 2025 di Hotel Grand Mercure, Sleman.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) DIY, yang menunjukkan dukungan nyata dalam upaya penguatan partisipasi masyarakat untuk mengawal proses demokrasi.
Ketua Bawaslu DIY, Mohammad Najib, dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini menjadi ikhtiar bersama dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk turut serta mengawasi jalannya Pemilu.
“Pendidikan pengawas partisipatif adalah bentuk investasi demokrasi. Pemilu bermartabat hanya akan tercapai jika masyarakat turut berperan aktif sebagai pengawas, bersama Bawaslu,” ungkap Najib.
Hal senada disampaikan pula oleh Anggota Bawaslu DIY Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Umi Illiyina, dalam sambutan Selayang pandang terkait dengan Pendidikan Pengawasan partisipatif bukan sekedar kegiatan seremonial atau rutinitas tahunan, tetapi merupakan ruang pembelajaran bersama untuk memperkuat kapasitas masyarakat sipil dalam mengawal proses demokrasi dengan menggandeng keterlibatan aktif berbagai elemen.
“Pemilu yang bermartabat hanya dapat terwujud bila seluruh elemen bangsa berperan serta, bukan hanya penyelenggara, tapi juga masyarakat sebagai pengawas partisipatif,” ujar Umi.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi terkait regulasi kepemiluan, strategi pengawasan partisipatif, serta praktik membangun jejaring pengawasan berbasis komunitas. Kegiatan dikemas dengan metode diskusi, simulasi, dan studi kasus, sehingga mendorong peserta untuk lebih kritis, aktif, dan mampu menjadi agen pengawasan di lingkungannya.
Sementara itu, perwakilan Forkompinda DIY yang hadir memberikan apresiasi atas dipilihnya DIY sebagai lokasi kegiatan. Mereka menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga dan partisipasi publik dalam mencegah terjadinya pelanggaran Pemilu sejak dini.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Bawaslu berharap lahir kader-kader pengawas partisipatif yang dapat memperkuat gerakan demokrasi di akar rumput, sehingga Pemilu 2029 benar-benar dapat berlangsung jujur, adil, dan bermartabat.
Editor : Upi
Foto : Eko