|
Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan sepanjang tahun 2024, Bawaslu Daerah Istimewa Yogyakarta telah menunjukkan kinerja dalammemastikan pelaksanaan pemilu yang transparan dan akuntabel. Berbagai strategi diterapkan, termasuk pengawasan terhadap seluruh tahapan pemilu, identifikasi serta penanganan pelanggaran administratif dan teknis, serta upaya peningkatan kapasitas pengawas pemilu. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan jumlah SDM yang memiliki latar belakang hukum, kurang optimalnya pengelolaan dan pencadangan data, serta keterbatasan sarana dan prasarana bagi pengawas ad hoc yang menghambat dokumentasi dan pelaporan hasil pengawasan.
Meskipun demikian, berbagai inovasi telah dilakukan, seperti penguatan kapasitas SDM melalui pelatihan teknis dan peningkatan pemahaman regulasi, publikasi hasil pengawasan guna meningkatkan transparansi, serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk KPU, Disdukcapil, dan partai politik. Upaya kolaboratif ini bertujuan untuk meningkatkan keakuratan data pemilih serta memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan sesuai dengan prinsip demokrasi yang berkeadilan.