Lompat ke isi utama

Berita

14 Tahun Bawaslu, Momentum Memperkuat Komitmen Mengawal Demokrasi

Ketua Bawaslu DIY memberikan tumpeng kepada Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu DIY sebagai symbol sinergi yang terus berjalan di Bawaslu DIY dalam pengawasan pemilu

Ketua Bawaslu DIY memberikan tumpeng kepada Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu DIY sebagai symbol sinergi yang terus berjalan di Bawaslu DIY dalam pengawasan pemilu

Yogyakarta — Memperingati 14 tahun perjalanan kelembagaan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadikan momentum tersebut sebagai ruang refleksi atas pengabdian dan komitmen dalam mengawal proses demokrasi di Indonesia. Perjalanan selama 14 tahun menjadi bagian dari upaya Bawaslu untuk terus menjalankan tugas pengawasan pemilu dengan menjunjung tinggi nilai integritas, profesionalitas, dan keadilan. Hal ini diperingati oleh Bawaslu DIY pada Senin, 21 September 2026 di ruang Abhipraya Bawaslu DIY.

Peringatan ulang tahun ke-14 Bawaslu tidak hanya dimaknai sebagai perayaan perjalanan kelembagaan, tetapi juga sebagai momentum untuk melihat kembali peran dan tanggung jawab pengawasan dalam menjaga kualitas demokrasi. Dalam menjalankan tugasnya, Bawaslu terus berupaya memastikan proses demokrasi berlangsung sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Peringatan ini diikuti oleh Ketua dan Anggota Bawaslu DIY, Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu DIY, Kepala Bagian Administrasi Bawaslu DIY, Kepala Bagian Pengawas Pemilu dan Humas Bawaslu DIY, Kepala Bagian Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu dan Hukum Bawaslu DIY beserta jajaran Sekretariat Bawaslu DIY.

 “Selama perjalanan tersebut, Bawaslu terus berupaya menjalankan tugas pengawasan dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, dan keadilan,” ungkap Ketua Bawaslu DIY, Mohammad Najib.

Peringatan 14 tahun Bawaslu juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pelaksanaan pengawasan pemilu. Pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pengawas, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar setiap tahapan demokrasi dapat dikawal secara bersama-sama.

Partisipasi masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam mewujudkan pengawasan yang inklusif. Keterlibatan masyarakat diharapkan dapat memperluas jangkauan pengawasan sekaligus membantu memastikan setiap proses demokrasi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

“Partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pengawasan yang inklusif dan memastikan setiap proses demokrasi berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,’ imbuhnya.

Memasuki perjalanan berikutnya, momentum ulang tahun ke-14 Bawaslu menjadi pengingat untuk terus menjaga hak pilih masyarakat, memperkuat pengawasan partisipatif, serta meneguhkan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

Foto: Heri

Editor: Tim Humas Bawaslu DIY

 

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle