Kualitas Demokrasi Ditentukan Dari Rakyat, Bawaslu DIY Bahas Dalam Angkringan Demorasi
|
Yogyakarta— Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaksanakan diskusi dalam program Angkringan Demokrasi dengan topik “Demokrasi dan Pemilu” di Ruang Rapat Abhipraya Bawaslu DIY, Senin (21/9/2026). Kegiatan dipimpin Ketua Bawaslu DIY, Mohammad Najib, dan diikuti mahasiswa magang dari UCY dan UMY, PNS Angkatan 6, PPPK Angkatan 1 dan 2, serta Tim Fasilitasi Konsolidasi Demokrasi.
Dalam diskusi tersebut, Mohammad Najib menjelaskan bahwa pemilu merupakan sarana pergantian kekuasaan politik yang dilaksanakan secara berkala dan damai. Menurutnya, keberadaan pemilu menjadi bagian penting dalam kehidupan demokrasi karena memberikan ruang bagi masyarakat untuk menentukan pilihan politiknya melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
“Kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan pemilu, tetapi juga oleh penerapan asas pemilu dan partisipasi masyarakat,” jelasnya.
Selain membahas pemilu, peserta turut mendiskusikan konsep demokrasi, termasuk demokrasi langsung dan demokrasi perwakilan, serta fungsi pemilu dalam sistem demokrasi. Diskusi juga diarahkan pada berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjaga kualitas demokrasi, sehingga peserta tidak hanya memahami demokrasi secara konseptual, tetapi juga dapat melihat persoalan yang muncul dalam praktiknya.
Melalui diskusi kelompok, peserta mengidentifikasi sejumlah tantangan demokrasi dan pemilu, di antaranya politik uang, konflik kepentingan, rendahnya pendidikan politik, persoalan transparansi dan akuntabilitas, serta pengaruh oligarki. Berbagai persoalan tersebut kemudian menjadi bahan pembahasan untuk melihat bagaimana masyarakat dapat mengambil peran dalam menjaga kualitas demokrasi dan mengawal proses pemilu.
Dari hasil diskusi, peserta merumuskan sejumlah upaya penguatan demokrasi, antara lain melalui pendidikan dan literasi politik, pengawasan, penegakan hukum, transparansi pendanaan kampanye, kaderisasi politik, serta peningkatan keterlibatan masyarakat. Melalui Angkringan Demokrasi, Bawaslu DIY terus membuka ruang diskusi dan pertukaran gagasan agar pemahaman mengenai demokrasi dan pemilu dapat berkembang sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.
Foto: Eko
Editor: Tim Humas Bawaslu DIY