Perkuat Kapasitas dan Profesionalitas Pengawas Pemilu melalui Konsolidasi Demokrasi
|
Yogyakarta – Sebagai langkah nyata dalam memperkuat pengetahuan dan kinerja pengawas pemilu jelang Pemilu tahun 2029, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi dengan tema “Peningkatan Kapasitas dan Profesionalitas Pengawas Pemilu”di ruang Abhipraya Bawaslu DIY pada Senin (7/9/2026). Kegiatan ini menjadi ruang penguatan pemahaman jajaran pengawas terhadap dinamika demokrasi dan berbagai tantangan dalam penyelenggaraan pemilu.
Kegiatan yang dihadiri oleh mahasiswa magang beserta jajaran Bawaslu DIY tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari dinamika demokrasi dan oligarki, perkembangan sistem politik pasca-Reformasi, desentralisasi, pemilihan kepala daerah, hingga tantangan biaya politik dalam penyelenggaraan pemilu bersama Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu DIY, Agung Nugroho.
Pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas perspektif pengawas pemilu, sehingga mampu memahami konteks politik dan sosial yang dapat memengaruhi proses demokrasi serta pelaksanaan pengawasan di lapangan.
“Konsolidasi Demokrasi menjadi ruang untuk meningkatkan pemahaman, kapasitas, dan profesionalitas pengawas pemilu dalam menghadapi dinamika demokrasi dan berbagai tantangan penyelenggaraan pemilu,” papar Agung.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu DIY mendorong penguatan kapasitas jajaran pengawas agar mampu menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas. Pemahaman terhadap dinamika demokrasi diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pengawasan yang semakin responsif terhadap perkembangan dan tantangan kepemiluan.
Kegiatan Konsolidasi Demokrasi diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga proses demokrasi yang berintegritas, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Foto: Wandi
Editor: Tim Humas Bawslu DIY