Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu DIY dan PSI DIY Perkuat Sinergi Demokrasi melalui Konsolidasi dan Audiensi

Bawaslu DIY dan DPW Partai Solidaritas Indonesia Membahas Penguatan Demokrasi dan Pemutakhiran Data SIPOL

Bawaslu DIY dan DPW Partai Solidaritas Indonesia Membahas Penguatan Demokrasi dan Pemutakhiran Data SIPOL

Yogyakarta – Badan Pengawas Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (Bawaslu DIY) melaksanakan kegiatan Audiensi dan Konsolidasi Demokrasi bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DIY pada Senin (22/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPW PSI DIY, Jalan Menur No. 3 Baciro, Gondokusuman, Kota Yogyakarta ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara penyelenggara pemilu dan partai politik pada masa non-tahapan pemilu.

Kegiatan dihadiri oleh Anggota Bawaslu DIY, Sutrisnowati, bersama jajaran Tim Fasilitasi Bawaslu DIY. Sementara dari pihak PSI DIY hadir Ketua DPW PSI DIY, Sunaryanta, beserta jajaran pengurus DPW dan DPD PSI DIY.

Dalam forum tersebut, Bawaslu DIY menyampaikan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan dengan partai politik sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas demokrasi dan mempersiapkan penyelenggaraan pemilu yang lebih baik pada masa mendatang.

Sutrisnowati menjelaskan bahwa salah satu fokus pengawasan Bawaslu pada masa non-tahapan adalah pemutakhiran data partai politik secara berkelanjutan melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL). Pemutakhiran data semester I Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada akhir Juni dan menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan partai politik menuju tahapan pemilu berikutnya.

“Keakuratan data kepengurusan, keanggotaan, keterwakilan perempuan minimal 30 persen, serta kelengkapan dokumen administrasi partai menjadi hal yang sangat penting dalam proses pemutakhiran data partai politik. Melalui koordinasi yang baik, diharapkan berbagai kendala dapat diantisipasi sejak dini,” jelasnya.

Selain membahas pemutakhiran data partai politik, audiensi juga menjadi ruang diskusi terkait evaluasi penyelenggaraan pemilu sebelumnya serta penghimpunan masukan untuk penyusunan rekomendasi revisi Undang-Undang Pemilu. Bawaslu DIY membuka ruang bagi partai politik untuk menyampaikan berbagai aspirasi, evaluasi, maupun pandangan terkait penguatan sistem kepemiluan di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran DPW PSI DIY menyampaikan sejumlah masukan terkait regulasi pemilu, penguatan regulasi mengenai politik uang, serta pentingnya pendidikan politik yang berkelanjutan bagi masyarakat. PSI DIY juga berharap adanya kolaborasi yang lebih intensif antara partai politik dan Bawaslu dalam meningkatkan literasi politik masyarakat guna memperkuat partisipasi publik yang cerdas dan bertanggung jawab.

Diskusi juga menyoroti praktik politik uang yang masih menjadi tantangan serius dalam penyelenggaraan pemilu. Kedua belah pihak sepakat bahwa upaya pencegahan politik uang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat melalui pendidikan politik, pengawasan partisipatif, serta penguatan integritas seluruh pemangku kepentingan kepemiluan.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu DIY dan PSI DIY menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga kualitas demokrasi, meningkatkan edukasi politik kepada masyarakat, serta mendorong pengawasan partisipatif demi mewujudkan pemilu yang bersih, jujur, adil, dan demokratis.

Audiensi ditutup dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama untuk terus membangun demokrasi yang sehat melalui komunikasi yang konstruktif antara penyelenggara pemilu dan partai politik.

Foto: Zulfikar

Editor : Tim Humas Bawaslu DIY

 

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle