Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu DIY dan Sonora FM Perkuat Sinergi Edukasi Pemilu melalui Media

Bawaslu DIY melakukan audiensi sekaligus dialog interaktif dengan Sonora FM untuk memperkuat pengawasan partisipatif kepada masyarakat DIY

Bawaslu DIY melakukan audiensi sekaligus dialog interaktif dengan Sonora FM untuk memperkuat pengawasan partisipatif kepada masyarakat DIY

Yogyakarta – Badan Pengawas Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (Bawaslu DIY) terus memperkuat kolaborasi dengan media massa sebagai bagian dari upaya meningkatkan pendidikan politik dan pengawasan partisipatif menjelang Pemilu 2029. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Media Visit Kehumasan dan Konsolidasi Demokrasi bersama Media yang dilaksanakan di Kantor Sonora FM Yogyakarta, Senin (29/6/2026).

Kegiatan dihadiri oleh Ketua Bawaslu DIY, Mohammad Najib, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H), Umi Illiyina, Kepala Bagian Pengawasan Pemilu dan Humas beserta jajaran Bawaslu DIY. Sedangkan,  pihak Sonora FM hadir Beni beserta tim.

Ketua Bawaslu DIY, Mohammad Najib, menegaskan bahwa media memiliki posisi strategis dalam menjaga kualitas demokrasi bersama penyelenggara pemilu. Menurutnya, Bawaslu menjalankan fungsi pengawasan, sedangkan media menjadi pilar demokrasi melalui penyampaian informasi yang objektif dan edukatif kepada masyarakat.

"Bawaslu dan media memiliki kepentingan yang sama dalam menjaga kualitas demokrasi. Bawaslu menjalankan fungsi pengawasan, sedangkan media menjadi salah satu pilar demokrasi melalui pemberitaan dan penyebaran informasi publik yang sehat, objektif, dan tepat," ujar Mohammad Najib.

Najib menjelaskan bahwa kualitas demokrasi ditentukan oleh tiga unsur utama, yakni penyelenggara pemilu, pemilih, dan pihak yang terpilih. Karena itu, media diharapkan mampu menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus menjadi ruang edukasi publik yang mendorong masyarakat berpartisipasi aktif dalam mengawal jalannya pemilu.

"Partisipasi masyarakat tidak hanya dimaknai sebagai menggunakan hak pilih, tetapi juga keterlibatan aktif dalam mengawasi seluruh tahapan pemilu. Di sinilah media memiliki peran strategis sebagai mitra Bawaslu dalam memberikan pendidikan politik secara berkelanjutan," tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi P2H Bawaslu DIY, Umi Illiyina, menjelaskan bahwa masa non-tahapan pemilu menjadi momentum penting untuk memperluas pendidikan politik melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk media massa.

Ia mengungkapkan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki sejumlah kerawanan kepemiluan yang perlu diantisipasi, mulai dari persoalan hak pilih bagi pelajar, praktik politik uang, hingga tantangan baru berupa penyebaran hoaks, disinformasi, dan manipulasi informasi di ruang digital.

"Pemilu 2029 diperkirakan akan didominasi oleh Generasi Z yang sangat aktif menggunakan media sosial. Karena itu, pendidikan politik harus hadir di ruang-ruang yang dekat dengan mereka, termasuk melalui media massa dan platform digital," jelas Umi Illiyina.

Umi juga mengajak Sonora FM untuk membangun berbagai bentuk kolaborasi, seperti podcast, talkshow, dialog interaktif, hingga penyediaan narasumber dalam program-program siaran.

"Radio tetap menjadi media yang memiliki kedekatan dengan masyarakat. Melalui sinergi ini, kami berharap edukasi politik dapat disampaikan dengan bahasa yang sederhana, mudah dipahami, dan mampu menjangkau masyarakat hingga tingkat akar rumput," katanya.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan Sonora FM, Beni, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bawaslu DIY dan menyambut baik peluang kerja sama yang ditawarkan.

"Sonora FM siap mendukung program edukasi publik melalui podcast, talkshow, dialog interaktif, maupun bentuk kolaborasi lainnya bersama Bawaslu DIY. Kami juga memiliki program Goes to School dan Goes to Campus yang sangat memungkinkan dikembangkan menjadi media edukasi politik bagi pelajar dan mahasiswa," ujar Beni.

Ia menambahkan bahwa meskipun terdapat efisiensi anggaran di berbagai instansi, Sonora FM tetap membuka ruang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Seluruh aktivitas media Sonora juga telah memenuhi aspek legalitas sehingga siap mendukung penyebarluasan informasi kepemiluan.

Melalui media visit ini, Bawaslu DIY menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kolaborasi dengan media massa sebagai mitra strategis dalam meningkatkan literasi politik, memperkuat pengawasan partisipatif, serta membangun demokrasi yang semakin berkualitas menjelang Pemilu 2029.

Foto: Emy

Editor: Tim Humas Bawaslu DIY

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle