Lompat ke isi utama

Berita

Gagas Komunitas Digital Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Provinsi DIY Jajaki Kolaborasi dengan Badan Intelijen Daerah

Gagas Komunitas Digital Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Provinsi DIY Jajaki Kolaborasi dengan Badan Intelijen Daerah

Yogyakarta— Anggota Badan Pengawas Pemilu Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Bawaslu Provinsi DIY) Umi Illiyina, Bayu Mardinta Kurniawan dan Agung Nugroho melakukan audiensi ke Badan Intelejen Daerah (BINDA) Daerah Istimewa Yogyakarta (06/05/2025).

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Kepala Badan Intelijen Daerah Istimewa Yogyakarta, Brigjen TNI Firyawan beserta Kabag Ops, Sub Koordinator dan staf khusus. Audiensi difokuskan dalam menjajaki inisiasi pembentukan Komunitas Digital Pengawasan Partisipatif di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Gagasan ini lahir dari proses evaluasi pengawasan pada Pemilu 2024. Maraknya konten hoaks dan disinformasi yang terjadi di Provinsi DIY dalam isu kepemiluan dan demokrasi serta Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang dikeluarkan oleh Bawaslu RI pada pelaksanaan Pemilu 2024 lalu, perlu melakukan inovasi baru dalam mencegah dan meningkatkan pengawasan partisipatif diruang digital dengan metode yang lebih kekinian. Bawaslu Provinsi DIY menganggap penting utuk melakukan penjajakan dengan BINDA DIY dalam pengawasan siber media sosial untuk menjaga demokrasi tetap berjalan dengan baik sekaligus memberikan pendidikan politik kepada masyarakat dalam berdemokrasi.

Umi Illiyina, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu DIY menyampaikan dalam audiensi untuk dapat bersinergi dengan BINDA DIY dalam terbentuknya Komunitas Digital Pengawasan Partisipatif yang mampu memberikan pendidikan politik dan demokrasi kepada masyarakat baik dalam bentuk podcast ataupun konten yang saling berkolaborasi di media sosial. Selain itu, dengan adanya komunitas ini diharapkan pada pemilu kedepan sudah ada sumber daya yang dapat bersinergi bersama Bawaslu untuk mencegah dan meng-counter berita hoaks yang dapat mengganggu jalannya proses demokrasi di Indonesia dan Provinsi DIY khususnya.

Kepala Badan Intelijen DIY Brigjen TNI Firyawan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Bawaslu Provinsi DIY dalam mengawal demokrasi di Yogyakarta sehingga baik Pemilu ataupun pilkada dapat berjalan dengan lancar dan tidak ada gugatan, Pemungutan suara ulang (PSU) atau pemunguntan suara lanjutan (PSL) dalam pilkada yang lalu.

“Komunitas digital ini dipandang perlu sebagai embrio pengawasan kelak pada masa tahapan, sehingga ini nanti dapat kami komunikasikan dengan Kominda yang lain agar dapat saling bersinergi untuk kita bersama,” ungkap Firyawan.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle