Jalin Kemitraan Pengabdian Masyarakat, Bawaslu DIY Gandeng UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
|
Yogyakarta - Ketua dan Anggota Bawaslu Daerah Istimwa Yogyakarta (DIY), Sutrisnowati, Mohammad Najib, dan Bayu Mardinta Kurniawan melaksanakan audiensi dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga pada Selasa (17/01). Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Al Makin, menyambut kedatangan Ketua dan Anggota Bawaslu D.I.Yogyakarta di dampingi oleh Kepala LPPM, Wakil Rektor III, dan Kepala Bidang Kerja Sama UIN Sunan Kalijaga di ruang kerja rektor.
Audiensi tersebut bertujuan untuk menindaklanjuti MoU/Nota Kesepahaman antara Bawaslu Republik Indonesia dengan UIN Sunan Kalijaga untuk menyukseskan Pemilu 2024 melalui bidang akademik dan pengabdian masyarakat. Ketua Bawaslu DIY, Sutrisnowati menekankan perlu adanya perjanjian kerja sama sebagai bentuk tindak lanjut Nota Kesepahaman untuk mengatur hal-hal teknis yang belum ada dalam Nota Kesepahaman. “KKN Tematik maupun magang, salah satu yang kami harapkan dari mahasiswa UIN Sunan Kalijaga untuk turut bersama Bawaslu berpartisipasi dalam penyelenggaraan Pemilu yang netral dan berintegritas,” tegas Sutrisnowati.
Mohammad Najib menambahkan bahwa kerja sama yang diinisiasi merupakan bentuk partisipasi dan kolaborasi untuk mewujudkan Pemilu yang jujur, adil dan berintegritas. “Pengawasan tahapan Pemilu 2024 memerlukan partisipasi dari semua kalangan masyarakat karena jumlah pengawas dan yang diawasi tidak seimbang sehingga memerlukan partisipasi pengawasan dari pihak kampus”.
Pada kesempatan tersebut Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Al Makin menyampaikan bahwa bentuk kerja sama diharapkan tidak hanya sebatas akademik bagi mahasiswa tetapi juga dapat menjadi bagian dari pengabdian masyarakat untuk para dosen di lingkungan UIN Sunan Kalijaga. Ketua dan Anggota Bawaslu DIY yang hadir setuju dengan gagasan tersebut. “Pemilu yang berintegritas dapat dimulai dari kampus dengan penyampaian gagasan-gagasan terbuka yang netral. Hal ini sesuai dengan prinsip akademik di mana sivitas akademik memang diharapkan netral dan terbuka terhadap gagasan”, ujar Prof. Al Makin.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan kesepakatan untuk membicarakan lebih lanjut mengenai teknis penyusunan perjanjian kerja sama dalam waktu dekat serta komitmen untuk mewujudkan Pemilu yang jujur dan adil serta berintegritas bersama-sama. Diharapkan dengan kemitraan yang dijalin antara Bawaslu DIY dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dapat menyukseskan Pemilu 2024 mendatang terutama dalam bidang akademik.