Lompat ke isi utama

Berita

JDIH Goes to Kampus Tekankan Pentingnya Partisipasi Perempuan Dalam Politik

JDIH Goes to Kampus Tekankan Pentingnya Partisipasi Perempuan Dalam Politik

Yogyakarta, 29 Juni 2024 – Kegiatan JDIH Bawaslu DIY Goes to Campus 2024 kembali diselenggarakan. Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) merupakan kampus kedua setelah UMY yang telah berhasil dikunjungi dalam rangkaian kegiatan ini. Program JDIH Bawaslu DIY Goes to Campus 2024 merupakan program inovasi yang digagas oleh Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu DIY, Sutrisnowati dalam rangka membumikan JDIH ke kalangan civitas akademika. Dalam kesempatan ini, beliau turut memberikan materi kepada segenap mahasiswa Mata Kuliah Gender dan Kebijakan Publik Program Studi Administrasi Publik Fakultas Ekonomi, Ilmu Sosial dan Humaniora (FEISHum). Dalam materinya, beliau banyak membahas mengenai Kerangka Hukum dan Pengarusutamaan Gender dalam Pemilihan Kepala Daerah 2024.

Data menunjukkan bahwa tingkat keterwakilan Perempuan dalam panggung politik nasional masih cukup rendah, misalnya saja tingkat keterwakilan Perempuan di DPR pada hasil pemilu tahun 2019 hanya sekitar 20,5% dari total keseluruhan anggota yang duduk di parlemen  padahal lebih dari lima puluh persen penduduk di Indonesia merupakan Perempuan. Untuk meningkatkan angka keterwakilan Perempuan dalam panggung politik maka diperlukan kebijakan publik yang berbasis gender, sehingga Perempuan memiliki wadah dan hak yang sama untuk mengembangkan kemampuannya dalam bidang politik dan pemerintahan.

“Ada banyak alasan mengapa perempuan penting dilibatkan dalam gelaran pemilu maupun pilkada. Adanya Perempuan akan mampu memberikan keseimbangan dalam mewarnai perumusan kebijakan yang lebih berbasis gender, kebijakan yang lebih peka terhadap kaum marginal lainnya, selain itu juga memberikan ruang berekspresi bagi Perempuan dalam menyampaikan pendapatnya dimuka publik secara mandiri.” Ujar Sutrisnowati.

 

 

 

Dalam kesempatan ini juga dibuka sesi tanya jawab bagi para mahasiswa yang ingin menyampaikan pertanyaan mengenai kebijakan publik dan gender. Selain itu para mahasiswa juga tampak antusias dalam mempersiapkan topik tulisan sebagai tugas akhir menjelang berakhirnya masa perkuliahan. Mengenai hal ini, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu DIY menegaskan bahwa mahasiswa tidak perlu mengkhawatirkan mengenai bahan rujukan yang dapat digunakan sebagai referensi penulisan karya ilmiah karena berbagai produk hukum khususnya seputar kepemiluan dapat diakses dengan mudah melalui website JDIH Bawaslu. Dalam website JDIH Bawaslu tidak hanya menyediakan produk hukum berupa peraturan saja, namun didalamnya juga memuat putusan, monografi, artikel dan beberapa dokumen lain yang diharapkan dapat digunakan sebagai penunjang kualitas penulisan tugas akhir perkuliahan.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle