Siarkan Literasi Pengawasan Pemilu, Bawaslu DIY Jajaki Kerja Sama dengan Radio Nabawi
|
YOGYAKARTA – Badan Pengawas Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (Bawaslu DIY) melakukan kegiatan Konsolidasi Demokrasi dan media visit ke Radio Nabawi Mulia FM pada Rabu (13/5/2026). Kegiatan yang berlangsung pada Rabu pagi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi dan literasi kepemiluan kepada masyarakat melalui media radio.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran Bawaslu DIY hadir bersama Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu DIY, Umi Illiyina untuk menjajaki peluang kerja sama program siaran edukatif terkait pengawasan pemilu.
Perwakilan Bawaslu DIY, Umi, menjelaskan bahwa program media visit dilakukan sebagai bentuk sosialisasi di masa non tahapan pemilu.
“Bawaslu DIY punya program media visit ke berbagai media massa elektronik untuk melakukan sosialisasi terkait pengawasan pemilu. Kami punya tugas mengedukasi masyarakat melalui literasi pemilu dan pesan-pesan edukatif,” ujarnya.
Menurutnya, radio memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat, khususnya terkait pengawasan partisipatif dan pencegahan pelanggaran pemilu.
Sementara itu, Station Manager Radio Nabawi Mulia FM, Dito, menjelaskan bahwa radio yang mengusung tagline “Sahabat Meraih Kemuliaan” tersebut memiliki segmentasi keluarga islami dengan pendekatan hiburan dan edukasi berbasis nilai-nilai Islam.
“Kami fokus menanamkan pola pikir masyarakat menjadi lebih baik. Keluarga islami juga membutuhkan hiburan yang disisipi edukasi,” katanya.
Ia memaparkan sejumlah program unggulan Radio Nabawi Mulia FM, mulai dari murotal Al-Qur’an, informasi lalu lintas dan cuaca, talkshow motivasi, hingga program budaya dan sejarah masyarakat Jawa.
Dalam kesempatan itu, Bawaslu DIY mengusulkan kemungkinan kerja sama berupa talkshow edukasi kepemiluan yang dapat disiarkan secara rutin satu bulan sekali.
Tema yang diusulkan antara lain mengenai politik uang dari perspektif Al-Qur’an dan hadis, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.
“Kami berharap diberi ruang untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya segmen keluarga muslim, agar pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tugas Bawaslu tetapi juga partisipasi masyarakat,” ujar perwakilan Bawaslu DIY.
Menanggapi hal tersebut, pihak Radio Nabawi Mulia FM menyambut baik gagasan kerja sama tersebut dan menyatakan akan mendiskusikannya lebih lanjut bersama tim kreatif untuk teknis pelaksanaannya.
Foto: Emy
Editor : Tim Humas Bawaslu DIY